Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Tapi seiring dengan berkembangnya zaman, kultural perlahan-lahan mulai terpecah. Terpecah maksud saya disini bukan budayanya yang terpecah, melainkan pengelolaan serta cara-cara penampilan masing-masing kultural tersebut yang mulai terpecah. Untuk itu disini saya akan membahas apa yang dimaksud kultural yang mulai terpecah tadi.
Pada zaman sekarang ini, satu budaya bisa dilihat dari sudut pandang yang berbeda...
Ya, dapat dilihat dari dunia nyata maupun dunia maya. Untuk itu saya akan menjelaskan keduanya di dalam blog ini dengan contoh-contoh yang mudah dipahami (^~^)//
Contohnya dari video ini:
Dari video ini dapat disimpulkan. Bagaiman budaya pencarian/bertemu dengan teman dari dunia nyata dan dunia maya. Di dunia nyata, saat bertemu teman kita akan bercanda gurau dsb. Lain halnya dengan bertemu teman di dunia maya. Kita tidak akan menghiuraukan orang disekitar kita, Sibuk dengan gadget masing-masing. Bahkan tanpa ekspresi yang harus diungkapkan. Hal ini sangat monoton bukan???
Berikut penjelasan dari video dibawah ini. Coba kalian renungkan...
Bagaimana? Sekarang anda paham apa yang sedang terjadi pada generasi kita saat ini? Kyahaha silahkan anda simpulkan sendiri.
Atau perbedaan lainnya dapat dilihat dari video berikut:
Ironis sekali bukan? Budaya ini nyaris hilang, budaya yang sangat saya rindukan. Saat ingin memanggil teman dirumahnya. Kita memanggilnya dengan meneriakkan namanya sampai teman kita keluar. Dengan adanya dunia maya? Pemandangan seperti ini sudah jarang terjadi bukan? Dengan adanya dunia maya kita memanggil teman dengan mengirim pesan/chat untuk menyuruhnya keluar. Kenapa? Apa kita terlalu malas untuk berteriak atau mengucapkan salam??? Atau malu dengan lingkungan sekitar??? Andalah yang memutuskannya...
Atau contoh lain yang dapat kita ambil dari perbedaan dunia nyata dan dunia maya yaitu dalam proses jual beli saat ini, Dahulu, tradisinya saat kita melakukan proses jual beli, sangatlah lumrah jika kita berinteraksi dengan penjualnya langsung. Seperti tawar menawar dll
Sekarang kita lihat budaya pasar yang sekarang. Begitu praktis, sehingga banyak orang lebih memilih untuk berbelanja di dunia maya dengan harga yang absolut, ketimbang turun langsung ke pasar.
Ironis sekali bukan? Budaya jual beli sekarang hanya tinggal mengandalkan jempol semata untuk bertransaksi???
contoh lain, dalam membaca kitab suci seperti Al-quran. Dimana pada budayanya membaca Al-quran berarti memang yang digunakan Al-quran. Tapi pada saat ini ada yang lebih praktis, yaitu membaca Al-quran bisa dengan online saja, bahkan bisa ada fitur-fitur untuk membaca tartil.
Sekian penjelasan singkat dari saya, sampai bertemu kembali dibahasan lainnya (^~^)v
TERIMAKASIH~~~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar